TIM legendaris Inggris, Liverpool akhirnya meluncurkan seragam baru
mereka di musim 2012/2013. Seragam baru tersebut dipasok produsen
olahraga asal Amerika Serikat, Warrior Sports. Sejak 1 Juni 2012,
Warrior Sports menggantikan Adidas sebagai pemasok seragam skuad asuhan
Kenny Dalglish itu.
Kabarnya, Warrior Sports dan Liverpool telah menyepakati kontrak senilai 25 juta dolar AS per tahun. Nilai kontrak ini dua kali lebih banyak dari kesepakatan Liverpool dengan Adidas, senilai 12 juta dolar AS. Kontrak Warrior Sports dengan Liverpool berhasil memecahkan rekor kerjasama Nike dengan Manchester United, sebesar 23 juta dolar AS.
Kepastian untuk memasok seragam Liverpool selama enam tahun ke depan menjadi yang pertama bagi perusahaan produsen perlengkapan olahraga yang berdiri sejak 1992 itu. Selama ini, Warrior Sports hanya bersinggungan dengan perlengkapan cabang hoki es dan lacrosse.
Ada yang berbeda dengan seragam-seragam Liverpool sebelumnya. Musim
depan, Steven Gerard dkk akan tampil dengan gaya cenderung retro.
Seragam lansiran Warrior Sports ini memang mengangkat fitur klasik.
Seragam ini akan membuat para punggawa The Reds diharapkan mampu mengenang masa-masa jaya Liverpool di era ‘70-an dan ‘80-an sebagai spirit mereka berprestasi di musim-musim mendatang. Pasukan The Reds tetap mengedepankan warna merah mereka pada seragam kandang.
Selain mengangkat unsur klasik, Warrior Sports pun mendesain seragam itu
agar memunculkan kesan para pemain Liverpool berbadan tinggi besar.
Warrior Sports berharap nyali para pemain lawan akan menciut saat duel
dengan punggawa The Reds.
Warrior Sports memasang slogan “Ini terinspirasi oleh kebesaran. Ini adalah tradisi modern. Ini adalah Liverpool FC. Ini akan membuat anda merasa bertinggi badan 7 kaki”.
Warrior Sports tentu berharap striker-striker mungil The Reds semacam Luis Suarez dan Craig Bellamy akan lebih ditakuti oleh bek-bek lawan dan striker bongsor Andy Caroll akan semakin menakutkan.
MANAJEMEN Liverpool tetap menjaga tradisi membedakan antara kostum kiper
dan pemain lain. Kali ini, desain anyar bagi Pepe Reina dkk terbilang
unik. Reina dan para deputi mengenakan seragam berwarna hijau.
Menggunakan warna kebanggan dan kesan klasik, wajar jika para pemain Liverpool berharap mengulang kejayaan di masa lampau. “Ini merupakan seragam kiper bergaya klasik, seperti di masa-masa jaya, semoga seragam ini dapat membantu kami meraih kejayaan,” ujar Reina.
“Ayah saya selalu berkata, kiper harus mengenakan seragam warna hijau. Jika anda mengenakan seragam terang, itu dapat menarik perhatian penyerang, namun dengan hijau rasanya saya seperti menyamar,” kata kiper asal Spanyol itu.
Tentu saja Reina berharap seragam hijau itu dapat membuatnya berprestasi bersama Liverpool seperti yang pernah dilakukan kiper-kiper legendaries The Kop, seperti Bruce Grobbelaar dan Ray Clemence.
Di sisi lain, pada seragam anyar tersebut, Liverpudlian tidak akan melihat garis-garis putih di tubuh Steven Gerard dkk. Seragam keluaran perusahaan asal Boston itu didominasi warna merah. Praktis hanya sponsor di dada dan logo klub saja yang berwarna emas.
Logo Liverbird sengaja ditampilkan lebih besar untuk mengangkat kebanggaan sebagai simbol kota Liverpool. Seperti diketahui, Liverbird adalah lambing kota Liverpool.
Kabarnya, Warrior Sports dan Liverpool telah menyepakati kontrak senilai 25 juta dolar AS per tahun. Nilai kontrak ini dua kali lebih banyak dari kesepakatan Liverpool dengan Adidas, senilai 12 juta dolar AS. Kontrak Warrior Sports dengan Liverpool berhasil memecahkan rekor kerjasama Nike dengan Manchester United, sebesar 23 juta dolar AS.
Kepastian untuk memasok seragam Liverpool selama enam tahun ke depan menjadi yang pertama bagi perusahaan produsen perlengkapan olahraga yang berdiri sejak 1992 itu. Selama ini, Warrior Sports hanya bersinggungan dengan perlengkapan cabang hoki es dan lacrosse.
Seragam ini akan membuat para punggawa The Reds diharapkan mampu mengenang masa-masa jaya Liverpool di era ‘70-an dan ‘80-an sebagai spirit mereka berprestasi di musim-musim mendatang. Pasukan The Reds tetap mengedepankan warna merah mereka pada seragam kandang.
Warrior Sports memasang slogan “Ini terinspirasi oleh kebesaran. Ini adalah tradisi modern. Ini adalah Liverpool FC. Ini akan membuat anda merasa bertinggi badan 7 kaki”.
Warrior Sports tentu berharap striker-striker mungil The Reds semacam Luis Suarez dan Craig Bellamy akan lebih ditakuti oleh bek-bek lawan dan striker bongsor Andy Caroll akan semakin menakutkan.
Menggunakan warna kebanggan dan kesan klasik, wajar jika para pemain Liverpool berharap mengulang kejayaan di masa lampau. “Ini merupakan seragam kiper bergaya klasik, seperti di masa-masa jaya, semoga seragam ini dapat membantu kami meraih kejayaan,” ujar Reina.
“Ayah saya selalu berkata, kiper harus mengenakan seragam warna hijau. Jika anda mengenakan seragam terang, itu dapat menarik perhatian penyerang, namun dengan hijau rasanya saya seperti menyamar,” kata kiper asal Spanyol itu.
Tentu saja Reina berharap seragam hijau itu dapat membuatnya berprestasi bersama Liverpool seperti yang pernah dilakukan kiper-kiper legendaries The Kop, seperti Bruce Grobbelaar dan Ray Clemence.
Di sisi lain, pada seragam anyar tersebut, Liverpudlian tidak akan melihat garis-garis putih di tubuh Steven Gerard dkk. Seragam keluaran perusahaan asal Boston itu didominasi warna merah. Praktis hanya sponsor di dada dan logo klub saja yang berwarna emas.
Logo Liverbird sengaja ditampilkan lebih besar untuk mengangkat kebanggaan sebagai simbol kota Liverpool. Seperti diketahui, Liverbird adalah lambing kota Liverpool.

0 komentar:
Posting Komentar